みなさん、こんにちは!
Selamat datang kembali di WKWK Japanese, tempat rujukan belajar bahasa Jepang !
Apakah minasan pernah mendengar peribahasa yang mengatakan, “Buah tidak jatuh jauh dari pohonnya.”? Pasti pernah dong. Ternyata dalam bahasa Jepang juga ada peribahasa yang mirip dengan itu loh, yaitu “kaeru no ko wa kaeru(蛙の子は蛙)“.
Tanpa banyak basa basi, yuk, simak sampai akhir !
Makna Kotowaza
蛙の子は蛙 secara harfiah bermakna “anak kodok adalah kodok”. Adapun makna kiasan kotowaza ini adalah sebagai berikut;
Anak akan mewarisi sifat, kemampuan, atau kebiasaan dari orang tuanya. Dengan kata lain, orang tua dan anak biasanya mirip, baik dari segi penampilan, kepribadian, minat, atau kemampuan, terutama dalam konteks profesi atau bakat.
Mungkin akan muncul pertanyaan dari Mina-san, kenapa harus kodok dan bukan hewan lain? Di sinilah letak menariknya kotowaza ini. Bila diperhatikan dengan saksama, kodok yang masih kecil (kecebong) bentuknya tidak sama dengan kodok dewasa. Sama seperti anak kecil yang mungkin pada mulanya tidak terlihat seperti orang tuanya, namun lambat laun ketika mulai beranjak dewasa, ia akan semakin mendekati orang tuanya mulai dari perangai hingga jalan yang ditempuh.
Contoh Penggunaan
A: 田中さんの息子、絵がすごく上手だね。
Anaknya Tanaka, gambarnya bagus sekali, ya.
B: そうだね。お父さんも画家だったし、蛙の子は蛙だね。
Iya. Ayahnya juga seorang pelukis, jadi memang anak katak tetap katak.
あの子も結局、親と同じ道を歩んでる。蛙の子は蛙ね。
Anak itu juga akhirnya berjalan di jalan yang sama dengan orang tuanya. Ya, anak katak tetap katak.
彼はプロのサッカー選手の息子で、自分も高校のチームでエースをしている。蛙の子は蛙だね。
Dia anak dari pemain sepak bola profesional, dan sekarang dia sendiri menjadi bintang di tim sekolahnya. Anak katak memang katak juga.
あの子はまだ小さいのに、頑固なところがお父さんにそっくり。蛙の子は蛙だね。
Anak itu masih kecil, tapi keras kepalanya persis seperti ayahnya. Memang, anak katak adalah katak.
Daftar Kosakata
Berikut daftar kata yang muncul dalam contoh kalimat.
| Kata | Arti |
|---|---|
| 画家 | pelukis |
| 結局 | pada akhirnya |
| 選手 | atlet |
| 頑固 | keras kepala |
Demikian pembahasan tentang pola kalimat kaeru no ko wa kaeru. Kotowaza ini mirip dengan peribahasa yang ada di dalam bahasa Indonesia, menjadikan pemahaman akan peribahasa ini tidak terasa begitu sulit. Makna dasarnya adalah “Anak kodok tetap anak kodok”, dan makna aslinya adalah “Anak pada akhirnya akan meniti jalan yang ditempuh orang tuanya.”
Jangan lupa pelajari kembali artikel sebelumnya terkait tata bahasa, ya ! Tata Bahasa JLPT N3 – ~KIRU
Selamat belajar sampai jumpa kembali di artikel berikutnya!
Kelas Intensif Bahasa Jepang
WKWK JAPANESE membuka kelas Bahasa Jepang Online loh! Mina-san bisa dapat banyak benefit belajar bersama WKWK JAPANESE, di antaranya:
- Senseinya mumpuni (N2/N1)
- Rekaman tiap kelas, agar bisa mengulang pembelajaran dan tidak takut ketinggalan kelas
- Harganya terjangkau, bisa mencicil atau sekali bayar
- Bisa berdiskusi langsung dengan sensei dan teman teman yang lain juga loh!
Yuk, Jangan sampai kehabisan slotnya, langsung klik ke link ini untuk detail kelasnya ya!
Detail kelas intensif untuk pemula (N5)
Detail kelas intensif untuk N4
Detail kelas intensif untuk N3
Berkonsultasi (gratis)
Sampai bertemu di kelas!
Sekian untuk artikel kali ini. Semoga bisa membantu minasan untuk belajar bahasa Jepang, khususnya yang terkait dengan tata bahasa. Terima kasih sudah mampir di situs web WKWK JAPANESE! Jangan sungkan-sungkan untuk mampir lagi ya~
最後まで読んでくれてありがとうございました!
Terima kasih sudah mau membaca sampai habis!
WKWK JAPANESE 
