Konnichiwa! Ogenki desu ka? Dalam percakapan sehari-hari, kadangkala kita menemukan situasi ingin menyatakan dua hal yang sifatnya bertentangan/berlawanan. Kalau dalam bahasa Indonesia kita bisa menggunakan beberapa kata penghubung yaitu “Tapi/ Tetapi/ Namun”, kan? Dalam bahasa Jepang kita pakai kata ~ demo!
Pada artikel sebelumnya kita telah belajar cara mengungkapkan “tapi” dalam bahasa Jepang menggunakan pola kalimat “~ga~”. Nah, pada artikel kali ini WKWK JAPANESE ingin mengajak kamu belajar cara mengungkapkan “tapi” dengan cara yang lain, nih! Yaitu menggunakan kata penghubung “Demo”.
Bagaimanakah cara menggunakan dan apakah perbedaannya dengan pola “~ga~”?
Langsung saja kita pelajari bersama-sama yuk!
1. Pola Kalimat
~。でも~
~. Demo~
2. Arti
~, tetapi ~
~, namun ~
3. Penjelasan
Penggunaan DEMO diletakkan di antara dua kalimat yang bertentangan/berlawanan.
DEMO merupakan salah satu kata sambung/penghubung (setsuzokushi) dalam bahasa Jepang.
Pada pola kalimat ini, DEMO selalu diletakkan setelah titik pada kalimat pertama dan di awal kalimat kedua.
Pola kalimat ini sering digunakan dalam bahasa lisan.
4. Rumus
5. Contoh Kalimat
日本語は、難しいです。でも、面白いと思います。
にほんごは、むずかしいです。でも、おもしろいとおもいます。
(Nihongo wa, muzukashii desu. Demo, omoshiroi to omoimasu.)
Bahasa Jepang itu sulit. Tetapi, menurut saya menarik.
私は、彼女と日本語で話したいです。でも、自信がありません。
わたしは、かのじょとにほんごではなしたいです。でも、じしんがありません。
(Watashi wa, kanojo to Nihongo de hanashitai desu. Demo, jishin ga arimasen.)
Saya ingin berbicara bahasa Jepang dengan dia(perempuan). Tetapi, saya tidak percaya diri.
今日は、とても忙しいです。でも、明日は暇です。
きょうは、とてもいそがしいです。でも、あしたはひまです。
(Kyou wa, totemo isogashii desu. Demo, ashita wa hima desu.)
Hari ini, (saya) akan sangat sibuk. Tetapi, besok (saya) senggang.
彼は、頭がいいです。でも、性格が悪いです。
かれは、あたまがいいです。でも、せいかくがわるいです。
(Kare wa, atama ga ii desu. Demo, seikaku ga warui desu.)
Dia pintar. Tetapi, karakter/kepribadiannya buruk..
さっき、友達とスーパーへ行きました。でも、何も買いませんでした。
さっき、ともだちとスーパーへいきました。でも、なにもかいませんでした。
(Sakki, tomodachi to suupaa e ikimashita. Demo, nanimo kaimasen deshita.)
Tadi, (Saya) pergi ke supermarket dengan teman. Tetapi, (saya) tidak membeli apapun.
6. Contoh Percakapan
その鞄は、どう思いますか。
そのかばんは、どう思いますか。
(Sono kaban wa dou omoimasu ka.)
Tas itu menurutmu bagaimana?.
デザインがいいと思います。でも、値段がとても高いですね。
デザインがいいとおもいます。でも、ねだんがとてもたかいですね。
(Dezain ga ii to omoimasu. Demo, nedan ga totemo takai desu ne.)
Menurut saya desainnya bagus. Tetapi, harganya sangat mahal ya.
7. Daftar Kosakata
Nah, begitulah arti dan cara menggunakan kata penghubung “Demo”.
Apakah kamu sudah paham?
Selain dua cara mengungkapkan “Tapi” yang telah dibahas pada artikel lalu dan kali ini, masih ada berbagai cara untuk mengungkapkan “Tapi” dalam bahasa Jepang, loh!
Kalau kamu ingin belajar semua versinya, silahkan mampir lagi ke sini ya!
Ohya, jangan lupa untuk latihan membuat kalimat setiap selesai mempelajari pola kalimat baru agar kemampuan bahasa Jepangmu terus meningkat.
Sekian pembahasan pada artikel kali ini, semoga penjelasan di atas mudah dipahami dan dapat membantu kamu dalam proses belajar bahasa Jepang.
Isshoni benkyou shite kurete, arigatou gozaimashita! ?
(Terima kasih sudah belajar bersama).
Kelas Intensif Bahasa Jepang
Oh iya, kalau mina-san ingin tahu lebih detail tentang pembahasan ini atau mungkin ingin belajar Bahasa Jepang dengan guru agar bisa berinteraksi langsung?
WKWK JAPANESE membuka kelas Bahasa Jepang Online loh! Mina-san bisa dapat banyak benefit belajar bersama WKWK JAPANESE, di antaranya:
- Senseinya mumpuni (N2/N1)
- Rekaman tiap kelas, agar bisa mengulang pembelajaran dan tidak takut ketinggalan kelas
- Harganya terjangkau, bisa mencicil atau sekali bayar
- Bisa berdiskusi langsung dengan sensei dan teman teman yang lain juga loh!
Yuk, Jangan sampai kehabisan slotnya, langsung klik ke link ini untuk detail kelasnya ya!
Detail kelas intensif untuk pemula (N5)
Detail kelas intensif untuk N4
Detail kelas intensif untuk N3
Berkonsultasi (gratis)
Sampai bertemu di kelas!