Onomatope Bahasa Jepang: Kata Peniru Bunyi Benda Mati

みなさん、こんにちは!

Terima kasih telah mengunjungi WKWK Japanese!

Pernahkan Mina-san mendengar kata seperti pika-pika, doki-doki atau semacamnya? di anime dan dorama biasanya sering muncul nih, minasan. Kata-kata seperti itu disebut onomatope.

Apakah sudah siap minasan? dewa、hajimemashou!

Mengenal Onomatope

Onomatope secara umum adalah kata tiruan bunyi yang berasal dari berbagai bunyi seperti suara hewan, manusia, benda mati, hingga fenomena alam. Onomatope bisa disebut disebut sebagai kata tiruan bunyi. Onomatope terbagi ke dalam tiga jenis, yaitu : 

    Gion-go (擬音語) adalah kata yang menerangkan bunyi dari kata tiruan suatu benda, berupa suara benda mati maupun suara alam 

    Gisei-go (擬声語) adalah kata tiruan bunyi untuk suara makhluk hidup seperti manusia dan hewan

    Gitai-go(擬態語)  adalah kata tiruan bunyi untuk menggambarkan suatu kondisi/keadaan, misalnya seperti keadaan basah kuyup, suatu benda yang berkilauan, dan sebagainya. 

Nah, pada artikel WKWK Japanese kali ini, mari kita belajar bersama-sama mengenai Gion-go!

Onomatope Gion-go

OnomatopeRomajiPenjelasan
ゴロゴロgoro goroSuara guntur, atau benda besar yang berguling.
※ Bisa juga berarti bersantai atau tidak melakukan apapun di rumah, namun makna ini termasuk gitaigo
ドンドンdon donSuara pukulan bertubi-tubi, seperti drum atau pintu.
ピンポーンpin poonSuara bel rumah atau bel pintu.
ガタンゴトンgatan gotonSuara kereta api yang berjalan di rel.
バタンbatanSuara keras saat sesuatu tertutup atau jatuh tiba-tiba.
コンコンkon konSuara ketukan pelan di pintu atau permukaan keras.
ポタポタpota-pota Suara tetesan air yang pelan
ガンガンgan-ganSuara hentakan/logam keras berulang-ulang
ぺこぺこpeko pekoKondisi perut yang kosong atau sangat lapar.
ざあざあzaa zaaSuara hujan yang turun sangat deras.

Contoh Kalimat

Hal yang Perlu Diperhatikan!

Onomatope memiliki keistimewaan tersendiri karena merupakan kosakata yang sangat sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Orang Jepang cenderung menggunakan banyak bunyi untuk menggambarkan keadaan atau kegiatan yang tidak memiliki padanan kosakata secara langsung. Sebagai gantinya, digunakanlah onomatope.Terdapat beberapa poin yang sebaiknya minasan ingat ya terkait onomatope ini! diantaranya:

Jumlahnya sangat banyak. Bahkan untuk satu jenis kegiatan saja, bisa terdapat beberapa macam onomatope tergantung nuansanya. Misalnya, untuk kata kerja 歩く(あるく) yang berarti “berjalan”, ada banyak variasi onomatope tergantung cara berjalan tersebut, seperti berjalan dengan langkah kecil, berjalan sempoyongan, dan sebagainya.

Tidak selalu berkaitan dengan suara. Meskipun tidak menghasilkan suara, suatu keadaan bisa tetap memiliki onomatope. Contohnya adalah きらきら, yang menggambarkan sesuatu yang berkerlap-kerlip. Meski tidak bersuara, nuansanya bisa ditangkap melalui onomatope.

Bisa digunakan untuk menggambarkan perasaan atau ekspresi. Misalnya どきどき untuk menggambarkan jantung yang berdebar-debar karena gugup atau tegang, dan イライラ untuk menggambarkan rasa kesal atau jengkel.

Penggunaan yang salah bisa membuat kalimat terdengar aneh. Karena onomatope berkaitan erat dengan nuansa, jika digunakan tidak tepat, artinya bisa terasa janggal atau bahkan lucu bagi penutur asli.

Tips Menghafal Onomatope:

Salah satu cara terbaik untuk menghafal dan memahami penggunaan onomatope adalah dengan banyak belajar dari anime, manga, atau sumber otentik lainnya. Media tersebut sangat kaya akan onomatope dan bisa membantu minasan memahami konteks penggunaannya secara alami.

Kosakata Contoh Kalimat

KanjiHiraganaRomajiArti
電車でんしゃdenshakereta
かみなりkaminariguntur
鳴くなくnakubersuara (hewan)
鳴るなるnaruberbunyi
電車でんしゃdenshakereta
おとotobunyi
強いつよいtsuyoikuat
かぜkazeangin
閉まるしまるshimarututup
軽いかるいkaruiringan
叩くたたくtatakumemukul
よるyorumalam
あさasapagi
お腹おなかonakaperut
あめamehujan
降るふるfuruturun (hujan, salju)

Nah itulah beberapa Onomatope yang sering dipakai di Jepang. Berbeda dengan Indonesia yang walaupun ada onomatope, namun di Indonesia masih tidak sesering dipakai seperti dalam bahasa Jepang. Sehingga apabila minasan tinggal di Jepang pasti akan sering mendengar orang jepang menggunakan Onomatope. 

Oh iya, kalau minasan ingin tahu lebih detail tentang pembahasan ini atau mungkin ingin belajar Bahasa Jepang dengan guru agar bisa berinteraksi langsung?

WKWK JAPANESE membuka kelas Bahasa Jepang Online loh! Mina-san bisa dapat banyak benefit belajar bersama WKWK JAPANESE, di antaranya:

  • Senseinya mumpuni (N2/N1)
  • Rekaman tiap kelas, agar bisa mengulang pembelajaran dan tidak takut ketinggalan kelas
  • Harganya terjangkau, bisa mencicil atau sekali bayar
  • Bisa berdiskusi langsung dengan sensei dan teman teman yang lain juga loh!

Yuk, Jangan sampai kehabisan slotnya, langsung klik ke link ini untuk detail kelasnya ya!

Detail kelas intensif untuk pemula (N5)
Detail kelas intensif untuk N4
Detail kelas intensif untuk N3
Berkonsultasi (gratis)

Sampai bertemu di kelas!

Sekian untuk artikel kali ini. Semoga bisa membantu minasan untuk belajar bahasa Jepang, khususnya yang terkait dengan tata bahasa. Terima kasih sudah mampir di situs web WKWK JAPANESE! Jangan sungkan-sungkan untuk mampir lagi ya~

さいまでんでくれてありがとうございました!
Terima kasih sudah mau membaca sampai habis!