{"id":4223,"date":"2023-10-02T07:52:13","date_gmt":"2023-10-02T00:52:13","guid":{"rendered":"https:\/\/wkwk-japanese.com\/?p=4223"},"modified":"2023-10-02T07:52:41","modified_gmt":"2023-10-02T00:52:41","slug":"menundukkan-kepala-di-jepang-namanya-apa-sih","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wkwk-japanese.com\/?p=4223","title":{"rendered":"Menundukkan Kepala di Jepang Namanya Apa Sih?"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mina-san, konnichiwa! Terima kasih telah mengunjungi situs web <a href=\"http:\/\/wkwk-japanese.com\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" title=\"\">WKWK JAPANESE<\/a>, yang akan selalu sedia membantu mina-san untuk mencari segala informasi tentang bahasa Jepang maupun budaya Jepang!<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mina-san pasti pernah melihat orang Jepang membungkukkan badan kepada atasan atau sekadar menundukkan kepala ketika bertemu dengan seseorang di jalan.&nbsp; Mina-san sudah tahu kegiatan ini namanya apa dan fungsinya buat apa sih? Kalau mina-san ingin tahu lebih lanjut, baca artikel ini sampai habis ya!<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Tradisi Membungkukkan Badan<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image aligncenter\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/lh5.googleusercontent.com\/ybFUrQoN_OyzZnptgraxmrckDXh_D3Ay4d9LNIsbvVxzickJdw210rqaagRpanykB-0xiPd8RPfB6llfWLeidYswKq-mAkL_hgNbxSYGmBAuRgf5DmvxaPXBvDXhVQ2DBfwhQ6w78OFB-3mkIOiUH5Y\" alt=\"\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kalau kita pergi ke daerah Nara, di sana ada sebuah taman bernama \u5948\u826f\u516c\u5712 (Taman Nara), di sana ada sekumpulan rusa yang bertindak layaknya orang-orang Jepang pada umumnya, yakni membungkukkan badan. Berita ini beredar di internet, bahkan orang-orang sampai mengatakan, \u201cMemang di Jepang hewan juga harus membungkukkan badan?\u201d.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Fenomena rusa yang membungkukkan badan ini cukup terkenal dan cukup membuat terkejut orang-orang yang berkunjung ke taman ini. Tentunya apa yang dilakukan rusa ini bukanlah untuk menghormati pengunjung, melainkan sebuah gestur untuk menyatakan, \u201cAku ingin makan sesuatu yang ada di tanganmu itu.\u201d<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tradisi membungkukkan badan di Jepang ini disebut dengan \u304a\u8f9e\u5100 (<em>ojigi<\/em>). Pada dasarnya tindakan ini ditujukan untuk orang yang lebih tua atau orang yang status sosialnya lebih tinggi, atau sekadar sebagai penghormatan kepada orang lain. Informasi lebih rinci tentang \u304a\u8f9e\u5100 (<em>ojigi<\/em>) ini akan dijelaskan lebih lanjut di bagian berikutnya. Tindakan ini sangat sering dilakukan oleh orang Jepang bahkan kepada orang asing atau orang yang baru dikenal sekali pun. Misalnya ketika berkenalan dengan orang Jepang, bisa dipastikan ia akan melakukan \u304a\u8f9e\u5100 (<em>ojigi<\/em>) sebagai bentuk penghormatan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kapan Membungkukkan Badan?<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u304a\u8f9e\u5100 (<em>ojigi<\/em>) tidak dilakukan setiap saat ketika ingin menunjukkan rasa hormat, namun dilakukan pada saat-saat tertentu. Di antara saat-saat tersebut adalah:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Ketika Salam<\/li>\n\n\n\n<li>Ketika Berterima Kasih<\/li>\n\n\n\n<li>Ketika Meminta Maaf<\/li>\n\n\n\n<li>Ketika Meminta Tolong<\/li>\n\n\n\n<li>Ketika Berkunjung ke Kuil<\/li>\n\n\n\n<li>Dan lain-lain<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Saking seringnya orang Jepang mempraktekkan kebiasaan \u304a\u8f9e\u5100 (<em>ojigi<\/em>) ini, bahkan ketika orang yang diajak bicara tidak berada di depan mata sekali pun seperti berbicara lewat telepon atau ketika mengirim surel yang mengandung <strong>permintaan<\/strong>, orang Jepang juga melakukan \u304a\u8f9e\u5100 (<em>ojigi<\/em>) entah secara sadar atau tidak sadar.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pada mulanya, \u304a\u8f9e\u5100 (<em>ojigi<\/em>) bukanlah tindakan untuk menunjukkan rasa hormat kepada lawan bicara. Membungkukkan badan atau menundukkan kepala adalah suatu tindakan untuk menunjukkan \u201ckepasrahan\u201d yang juga menunjukkan \u201ctak berniat buruk\u201d kepada lawan bicara.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kini, \u304a\u8f9e\u5100 (<em>ojigi<\/em>) alih-alih disebut sebagai tindakan yang menunjukkan \u201ckepasrahan\u201d, lebih tepat disebut tindakan untuk menunjukkan penghormatan, perasaan syukur, atau bahkan perasaan tidak enak kepada lawan bicara.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Jenis-Jenis \u304a\u8f9e\u5100 (ojigi)<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Negara dengan masyarakat yang melakukan \u304a\u8f9e\u5100 (<em>ojigi<\/em>) ini tidak hanya Jepang saja, tetapi juga negara-negara Asia yang lain seperti Tingkok dan Korea. Salah satu sumber menyatakan bahwa \u304a\u8f9e\u5100 (<em>ojigi<\/em>) pertama kali dibawa dari Tiongkok, dan oleh karena hubungan mereka yang berjalan berabad-abad, negara-negara sekitar Tiongkok pun mulai mengadopsi budaya membungkukkan badan atau menundukkan kepala ini. Selain itu, negara-negara Eropa juga ada yang melakukan budaya ini, walaupun hanya sebatas pada ritual saja, tidak diterapkan pada kehidupan sehari-hari.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u304a\u8f9e\u5100 (ojigi) ini memang tidak hanya ada di Jepang, namun masyarakat yang membeda-bedakan \u304a\u8f9e\u5100 (ojigi) sesuai dengan penggunaan, hanyalah orang Jepang saja.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jenis-jenis \u304a\u8f9e\u5100 (ojigi) tersebut di Jepang ada tiga, yakni 1) \u4f1a\u91c8 (<em>eshaku<\/em>), 2) \u656c\u793c (<em>keirei<\/em>), dan 3) \u6700\u656c\u793c (<em>saikeirei<\/em>).<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">\u4f1a\u91c8<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Secara bahasa, \u4f1a\u91c8 (<em>eshaku<\/em>) terdiri dari dua kanji penyusun, yakni <em>kanji<\/em> \u4f1a ( (<em>e<\/em>) yang bermakna \u2018bertemu\u2019 dan <em>kanji<\/em>&nbsp; \u91c8 (<em>shaku<\/em>) yang salah satu maknanya adalah \u2018meletakkan\u2019. \u4f1a\u91c8 (<em>eshaku<\/em>) juga bisa disebut dengan \u8efd\u3044\u304a\u8f9e\u5100 (ojigi yang ringan), dan merupakan tingkatan \u304a\u8f9e\u5100 (<em>ojigi<\/em>) yang paling rendah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u4f1a\u91c8 adalah tindakan membungkukkan badan bagian atas dengan kemiringan kira-kira 15\u00b0. \u304a\u8f9e\u5100 (<em>ojigi<\/em>) jenis ini dilakukan ketika berpapasan dengan orang yang dikenal, bahkan bisa dilakukan sambil berjalan. Berbeda dengan \u304a\u8f9e\u5100 (<em>ojigi<\/em>) jenis lain yang mengharuskan pelaku untuk berdiri diam di tempat agar tidak jatuh ke depan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">\u656c\u793c<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Secara bahasa, \u656c\u793c juga terdiri dari dua <em>kanji<\/em> penyusun, yakni \u656c yang bermakna \u2018menghormati\u2019, dan \u793c yang juga bermakna \u2018menghormati\u2019 atau \u2018perasaan berterima kasih\u2019. Namun pada kata ini, makna yang dimaksud pada \u793c adalah \u2018menghormati\u2019.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u656c\u793c (<em>keirei<\/em>) adalah kegiatan menundukkan kepala atau badan bagian atas dengan tingkat kemiringan sekitar 30\u00b0. Umumnya \u304a\u8f9e\u5100 (<em>ojigi<\/em>) jenis ini dilakukan ketika melakukan perkenalan diri, atau ketika berterima kasih kepada lawan bicara.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">\u6700\u656c\u793c<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Secara bahasa mirip dengan \u656c\u793c (<em>keirei<\/em>) namun dengan tambahan \u6700 yang bermakna \u2018paling\u2019 atau \u2018nomor satu\u2019 di depannya. Merupakan \u304a\u8f9e\u5100 (<em>ojigi<\/em>) dengan tingkat kemiringan yang paling dalam dibandingkan dengan jenis-jenis \u304a\u8f9e\u5100 (<em>ojigi<\/em>) yang lain.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u6700\u656c\u793c (<em>saikeirei<\/em>) dilakukan ketika mengajukan permohonan maaf kepada lawan bicara, dengan tingkat kemiringan badan sekitar 45\u00b0 ke depan. Selain mengajukan permohonan maaf, \u6700\u656c\u793c (<em>saikeirei<\/em>) juga bisa dilakukan ketika ingin menyatakan perasaan berterima kasih yang amat-sangat.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Tata Cara Melakukan \u304a\u8f9e\u5100 (ojigi)<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tindakan ini tidak bisa dilakukan secara sembarangan, sehingga ia harus dilakukan sesuai dengan apa yang dianggap benar dalam sudut pandang orang Jepang. Tentunya, orang yang melakukan \u304a\u8f9e\u5100 (<em>ojigi<\/em>) dengan benar, postur badan yang terlihat ketika melakukan \u304a\u8f9e\u5100 (<em>ojigi<\/em>) akan terlihat indah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Supaya \u304a\u8f9e\u5100 (<em>ojigi<\/em>) yang dilakukan terlihat indah, berikut adalah beberapa poin yang harus diperhatikan:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Lakukan \u304a\u8f9e\u5100 (<em>ojigi<\/em>) dari posisi tegak<\/li>\n\n\n\n<li>Rapatkan kedua kaki menghadap lurus ke depan<\/li>\n\n\n\n<li>Bungkukkan badan di bagian pinggang, yang berarti punggung tidak boleh membungkuk.<\/li>\n\n\n\n<li>Pandangan mata ke depan, jangan menoleh ke atas ketika \u304a\u8f9e\u5100.<\/li>\n\n\n\n<li>Letakkan tangan di samping badan untuk lelaki, dan tumpuk di depan untuk perempuan.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk lama \u304a\u8f9e\u5100 (<em>ojigi<\/em>) sendiri, biasanya hanya selama satu nafas dimulai dari pembungkukan badan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Ojigi dan Salam, Mana yang Duluan?<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebetulnya tidak ada aturan khusus mana yang harus dilakukan terlebih dahulu apakah ojigi dahulu kemudian salam, atau bahkan sebaliknya. Dua-duanya sah dilakukan. Namun, umumnya orang-orang Jepang mengucapkan salam yang berkaitan terlebih dahulu, kemudian melakukan \u304a\u8f9e\u5100 (<em>ojigi<\/em>). Alasan diucapkannya salam terlebih dahulu karena <em>timing <\/em>\u304a\u8f9e\u5100<em> <\/em>(<em>ojigi<\/em>) menjadi lebih mudah untuk dilakukan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Daftar Kelas<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Oh iya, kalau mina-san ingin tahu lebih detail tentang pembahasan ini atau mungkin ingin belajar Bahasa Jepang dengan guru agar bisa berinteraksi langsung?<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">WKWK Japanese membuka kelas Bahasa Jepang Online loh! Mina-san bisa dapat banyak benefit belajar bersama WKWK Japanese, di antaranya:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Senseinya mumpuni (N2\/N1)<\/li>\n\n\n\n<li>Rekaman tiap kelas, agar bisa mengulang pembelajaran dan tidak takut ketinggalan kelas<\/li>\n\n\n\n<li>Harganya terjangkau, bisa mencicil atau sekali bayar<\/li>\n\n\n\n<li>Bisa berdiskusi langsung dengan sensei dan teman teman yang lain juga loh!<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Yuk, Jangan sampai kehabisan slotnya, langsung klik ke link ini untuk detail kelasnya ya!<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/course.wkwk-japanese.com\/p\/N5\">Detail kelas intensif untuk pemula (N5)<br><\/a><a href=\"https:\/\/course.wkwk-japanese.com\/p\/N4\">Detail kelas intensif untuk N4<br><\/a><a href=\"https:\/\/course.wkwk-japanese.com\/p\/N3\">Detail kelas intensif untuk N3<br><\/a><a href=\"https:\/\/api.whatsapp.com\/send\/?phone=6282114588453\">Berkonsultasi (gratis)<\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sampai bertemu di kelas!<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Daftar Pustaka<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u60e3\u5143\u7f8e\u7531\u7d00. N\/A. \u300c<em>\u4f55\u6c17\u306a\u3044\u65e5\u5e38\u306b\u6f5c\u3080\u65e5\u672c\u306e\u6587\u5316~\u304a\u8f9e\u5100\u7de8\uff5e<\/em>\u300d. <a href=\"https:\/\/1200irori.jp\/content\/learn\/detail\/case08\">https:\/\/1200irori.jp\/content\/learn\/detail\/case08<\/a>. Diakses pada 30 Agustus 2023.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u9055\u3044\u304c\u308f\u304b\u308b\u8f9e\u5178. N\/A. \u300c<em>\u300c\u304a\u8f9e\u5100\u300d\u3068\u300c\u4f1a\u91c8\u300d<\/em>\u300d. <a href=\"https:\/\/chigai-allguide.com\/cw0165\/#:~:text=%E4%BC%9A%E9%87%88%E3%81%AF%E3%80%81%E4%BA%BA%E3%81%A8%E3%81%99%E3%82%8A%E9%81%95%E3%81%86,%E3%81%A6%E3%81%84%E3%82%8B%E3%81%93%E3%81%A8%E3%82%82%E3%81%82%E3%82%8B%E3%80%82\">https:\/\/chigai-allguide.com\/cw0165\/#:~:text=\u4f1a\u91c8\u306f\u3001\u4eba\u3068\u3059\u308a\u9055\u3046,\u3066\u3044\u308b\u3053\u3068\u3082\u3042\u308b\u3002<\/a>. Diakses pada 30 Agustus 2023.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u30d1\u30e9\u30ea\u90e8. 2017.\u300c<em>\u3010\u30d3\u30b8\u30cd\u30b9\u30de\u30ca\u30fc\u3011\u304a\u8f9e\u5100\u306e\u4f5c\u6cd5\uff08\u4f1a\u91c8\u3001\u666e\u901a\u793c\u3001\u656c\u793c\u3001\u6700\u656c\u793c\uff09<\/em>\u300d. <a href=\"https:\/\/paralegal.co.jp\/%E3%80%90%E3%83%93%E3%82%B8%E3%83%8D%E3%82%B9%E3%83%9E%E3%83%8A%E3%83%BC%E3%80%91%E3%81%8A%E8%BE%9E%E5%84%80%E3%81%AE%E4%BD%9C%E6%B3%95%EF%BC%88%E4%BC%9A%E9%87%88%E3%80%81%E6%99%AE%E9%80%9A%E7%A4%BC\">https:\/\/paralegal.co.jp\/\u3010\u30d3\u30b8\u30cd\u30b9\u30de\u30ca\u30fc\u3011\u304a\u8f9e\u5100\u306e\u4f5c\u6cd5\uff08\u4f1a\u91c8\u3001\u666e\u901a\u793c<\/a>. Diakses pada 30 Agustus 2023.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u65e5\u672c\u30de\u30ca\u30fc\u30d7\u30ed\u30c8\u30b3\u30fc\u30eb\u5354\u4f1a. 2012. \u300c\u304a\u8f9e\u5100\u3068\u6328\u62f6\u8a00\u8449\u3001\u3069\u3061\u3089\u304c\u5148\uff1f\u300d. <a href=\"https:\/\/www.e-manner.info\/allinfo\/392\/\">https:\/\/www.e-manner.info\/allinfo\/392\/<\/a>. Diakses pada 30 Agustus 2023.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mina-san, konnichiwa! Terima kasih telah mengunjungi situs web WKWK JAPANESE, yang akan selalu sedia membantu mina-san untuk mencari segala informasi tentang bahasa Jepang maupun budaya Jepang! Mina-san pasti pernah melihat orang Jepang membungkukkan badan kepada atasan atau sekadar menundukkan kepala ketika bertemu dengan seseorang di jalan.&nbsp; Mina-san sudah tahu kegiatan ini namanya apa dan fungsinya &#8230; <\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":4253,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[262],"tags":[],"class_list":["post-4223","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-budaya"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wkwk-japanese.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4223","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wkwk-japanese.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wkwk-japanese.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wkwk-japanese.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wkwk-japanese.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=4223"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/wkwk-japanese.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4223\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4254,"href":"https:\/\/wkwk-japanese.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4223\/revisions\/4254"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wkwk-japanese.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/4253"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wkwk-japanese.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=4223"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wkwk-japanese.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=4223"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wkwk-japanese.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=4223"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}